Selasa, 10 Februari 2009

Cinta Sejati


Cinta Sejati

Mendengar apa yang tidak dikatakan
Mengerti apa yang tidak dijelaskan
Merasakan apa yang tidak pahami
Sebab cinta tak datang dari bibir,
lidah atau pikiran
Melainkan dari…. Hati

write :15 mei 2008
4mylittlepooh

Kamis, 05 Februari 2009

Film Sang Murabbi Disambut Hangat di Malaysia



Ramdhan Muhaimin - detikNews
Kuala Lumpur - Film reliji bertajuk 'Sang Murabbi; Mencari Spirit Yang Hilang' yang pernah dirilis di Indonesia beberapa bulan lalu juga mendapat sambutan baik di Malaysia. Sekitar 400 masyarakat Muslim di negeri jiran itu menghadiri pemutaran perdana 'Sang Murabbi' di Masjid Persekutuan Kuala Lumpur.

Dalam dialog bedah film sebelum penayangan perdana, sutradara 'Sang Murabbi' Zul
Ardhia mengatakan, film tersebut tidak bertujuan politik atau untuk kepentingan
partai politik tertentu.

"Karena spirit film ini untuk mengingatkan kepada saudara-saudara kita tentang
dakwah. Karena itu tujuannya adalah tarbiyah (mendidik). Tidak ada kaitannya dengan politik. Sehingga kita menampilkan sosok dai sederhana yang tidak elitis, meskipun dia seorang anggota legislatif," jelas Zul, Minggu (30/11/2008).

Aktor utama "Sang Murabbi" Irwan Rinaldi menambahkan, keteladanan tokoh utama yang diceritakan dalam "Sang Murabbi" sengaja diangkat untuk memberi inspirasi dan sebagai pengingat bagi para juru dakwah.

"Ada spirit yang hilang dalam dakwah sekarang, yaitu keteladanan dalam dakwah bil
hal. Inilah yang coba diingatkan melalui film ini, mencari spirit yang hilang dalam dakwah berupa keteladanan," cetus pemeran tokoh utama KH Rahmat Abdullah ini.

Selain bedah film dan nonton bareng "Sang Murabbi", acara itu juga diisi dengan
penampilan puisi oleh Neno Warisman.

Film yang diproduksi oleh Majelis Budaya Rakyat tersebut mendapat sambutan yang
cukup baik juga di Malaysia. Bukan hanya warga Indonesia yang tinggal di Kuala
Lumpur, sejumlah warga Malaysia juga hadir diantara empat ratusan pengunjung yang
datang.

Anfal, seorang muslimah asal Kuala Lumpur mengaku sangat terkesan dengan pesan yang disampaikan dalam film tersebut.

"Semua adegan di film itu sangat menyentuh. Saya sudah melihat film itu sebelum ini. Kalau bisa, pak sutradara juga buat film serupa di Malaysia," ujar ibu beranak tiga tersebut.

Sang Murabbi, sebuah film yang bercerita tentang seorang guru bersahaja yang dulunya miskin kemudian berubah setelah mendapatkan kelapangan rezeki. Ia tidak lupa tujuan awal perjuangannya untuk berdakwah, bukan untuk mencari kehidupan dunia.

Syuting film yang disutradari oleh Zul Ardhia ini dilakukan di beberapa kawasan. Di antaranya di Setu, Jakarta Timur. Menurut situs blog sangmurabbi, lokasi ini dipilih karena memiliki kemiripan dengan situasi Kuningan, Jakarta Selatan, di era 70-an akhir dan 80-an.

www.detiknews.com
(rmd/rdf)

Selasa, 03 Februari 2009

Bayan DSP PKS : 8 Etika Kampanye Dalam Islam

www.pks-jaksel.or.id

Kampanye adalah upaya mempropagandakan partai dan program-programnya dalam rangka menarik dukungan dan simpati masyarakat. Kampanye merupakan bagian penting dalam percaturan politik. Melalui kampanye, suatu partai dapat memperkenalkan programprogramnya, sekaligus dapat menarik simpati pemilih agar memberikan hak suara dan dukungan mereka kepada partai tersebut. Dari pemahaman ini, kampanye memiliki kesamaan dengan dakwah. Oleh karena itu, pelaksanaan kampanye perlu diatur agar sesuai dengan Etika Islam, dan tidak menyimpang dari garis-garis yang ditetapkan Syari'at Islam. Terutama bagi partai-partai yang menyatakan dirinya Partai Islam atau Partai yang berasaskan Islam.

Allah SWT berfirman dalam surat An Nahl:125:

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik".

Hadits Nabi SAW:

"Barang siapa yang menunjukkan pada kebaikan maka baginya mendapat pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut" (HR Muslim).
"Setiap kebaikan adalah shadaqoh" (HR Bukhari)

Bagi Partai Keadilan Sejahtera, yang mengikrarkan dirinya sebagai Partai Dakwah, berkampanye harus sesuai dengan adab-adab Islam, di antaranya:

1. Ikhlash (Keikhlasan)
Ikhlas dan Membebaskan Diri dari Motivasi yang Salah dan Rendah.

Kampanye dalam Islam merupakan bagian dari amal shaleh dan ibadah, maka dari itu perlu diperhatikan keikhlasan niat dan ketulusan motivasi setiap hati nurani para penyelenggara, peserta terutama da’i dan juru kampanye. Agar kampanye yang dilakukan tidak hanya berdampak pada masalah-masalah keduniaan, tetapi juga mendapat keridhaan dan keberkahan Allah SWT. serta pahala kebaikan di akhirat. Allah SWT. berfirman dalam surat Al Bayyinah 5, artinya:

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus".

Pada saat kampanye, faktor-faktor yang merusak keikhlasan harus dijauhi. Arogansi atau kesombongan yang disebabkan oleh banyaknya pengikut atau kelebihan lain, juga harus dihindari. Allah SWT. berfirman dalam surat Al Anfal 47, artinya:

"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan".

2. Tha’ah (Keta’atan)
Ta’at dan Komitmen kepada Seluruh Aturan Allah, Perundangan yang Berlaku, dan Arahan Partai.


Pada saat kampanye, terkadang larut dalam berbagai acara dan pembicaraan yang membuat lupa atau mengabaikan keta’atan kepada Allah, seperti kewajiban shalat. Bagi seorang muslim, saat berkampanye jangan sampai mengabaikan keta’atan kepada Allah apalagi sampai kepada tingkat melalaikan diri dan orang lain dari jalan Allah. Demikian halnya dengan keta’atan kepada aturan yang berlaku, dan arahan partai yang berkenaan dengan kampanye sebagai bentuk ketaatan kepada ulil amri, hendaknya diperhatikan.

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."

Allah berfirman:
“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Luqman, 6)

3. Uswah (Keteladanan)
Menampilkan dan Menyampaikan Program-program Partai dengan Cara dan Keteladanan yang Terbaik (Ihsan)


Di antara etika kampanye yang terbaik dan simpatik adalah mengedepankan keunggulan partai yang bersangkutan, tanpa perlu menjelekkan dan mengejek orang, partai atau golongan lain seperti dengan cara yang bagus dan profesional.

Rasulullah SAW. bersabda

"Sesungguhnya Allah mewajibkan untuk berbuat sebaik-baiknya (ihsan) dalam segala sesuatu" (HR. Muslim).

Di antara kampanye yang efektif adalah dengan cara memberi keteladanan yang terbaik. Bahasa perilaku sering lebih efektif daripada bahasa lisan. Kampanye adalah memikat dan menarik simpati orang.

Rasulullah saw. bersabda:
"Mu'min yang paling sempurna imannya adalah yang paling sempurna akhlaknya" (HR. Abu Dawd, At Tirmidzi, Ahmad)

4. Shidq (Kejujuran)

Jujur, Tidak Berdusta /Berbohong atau Mengumbar Janji


Kejujuran merupakan salah satu kunci sukses berkomunikasi politik. Berbagai kebaikan akan menyertai kapan, dimana, dan siapa saja yang komitmen dengan kejujuran. Kampanye tidak boleh menghalalkan segala cara. Tujuan luhur tidak boleh dirusak oleh cara yang kotor. Berbohong adalah perbuatan terlarang dalam Islam, apalagi yang dibohongi itu orang banyak, sudah tentu bahayanya lebih berat. Berbohong adalah menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Rasulullah SAW. besabda:
"Berpeganglah kamu dengan kejujuran, karena jujur itu menujukkan (jalan) kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan (jalan) ke sorga. Dan seseorang yang senantiasa jujur dan selalu menjaga kejujuran sampai dicatat disisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan janganlah kamu berdusta, karena dusta mengantarkan pada kemaksiatan (kecurangan) dan kemaksiatan (kecurangan) itu mengantarkan ke neraka. Dan seseorang yang senantiasa berdusta dan terus melakukan dusta sampai dicatat disisi Allah sebagai pendusta" (HR. Muslim).

Kondisi yang tidak terkendali, juga bisa mengakibatkan seseorang larut dalam perilaku dan orasi yang cenderung mengumbar janji muluk yang tidak mungkin dilaksanakan. Hal ini harus diperhatikan oleh seorang da'i/ juru kampanye. Janji pasti akan dipertanggung-jawabkan di Akhirat. Allah SWT. berfirman dalam surat Al Israa':34, artinya:

"Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya".

5. Ukhuwwah (Persaudaraan)
Tetap Menjaga Ukhuwah (Peraudaraan), Tidak Ghibah, Caci Maki, dan Cemooh.


Kampanye bukanlah arena untuk memuaskan selera dan hawa nafsu. Perkataan yang diucapkandan sikap yang ditampilkan harus senantiasa mencerminkan rasa ukhuwah Islamiyah. Tidakboleh berprasangka buruk apalagi melontarkan tuduhan-tuduhan yang tidak beralasan, karenahal itu akan menimbulkan kerenggangan dan perseteruan yang mengganggu ukhuwah. AllahSWT berfirman dalam surat Al Hujuraat 10, artinya:

"Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara keduasaudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat".

Rasulullah SAW. bersabda:
"Janganlah saling hasad, saling membuka aib, saling benci, saling berpaling, dan janganlahkalian menjual dagangan saudaramu, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.Muslim dengan sesamanya adalah saudara, tidak saling menzhalimi, saling menghina,meremehkan. Takwa letaknya ada disini (Rasulullah SAW menunjuk pada dadanya 3x ).Seorang sudah cukup dianggap jahat jika menghina saudaranya. Setiap muslim dengansesamanya adalah haram; darah, harta dan kehormatannya"(HR. Muslim).

Dalam kampanye juga tidak dibolehkan mengeluarkan kata-kata yang melukai harga diri danmartabat seseorang atau lembaga yang dihormati oleh Syari'at. Allah SWT berfirman di surat AlHujuraat 11 dan 12, artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok)dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadiwanita-wanita (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) danjanganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruknyapanggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat,maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Hai orang-orang yang beriman, jauhilahkebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa danjanganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamumenggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan dagingsaudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalahkepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang".

Rasulullah SAW. bersabda:
"Mencaci maki seorang muslim adalah suatu kefasikan dan membunuhnya suatu kekafiran."(Muttafaqun 'alaihi).

6. Tarbawy (Edukatif)
Komitmen dengan Nilai-Nilai Edukatif, Persuasif dan Tidak Memaksa atauMengancam/Mengintimidasi, Tertib dan Tidak Menggangu, dan Menghindari Acara yangKurang Bermoral.


Kampanye adalah salah satu sarana pendidikan politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai moraldan kesantunan, di samping sebagai sarana da’wah yang memiliki makna mengajak dengan carapersuasif, tidak memaksa atau mengintimidasi. Dalam kampanye tidak boleh memaksa danmemaksakan kehendak kepada orang lain. Termasuk mempengaruhi dan mempolitisir supayamenerima dan memberikan hak pilihnya kepada partai tertentu dengan berbagai cara yangbersifat memaksa atau terpaksa, seperti dengan cara politik uang. Dengan demikian, kampanyeedukatif ini menuntut setiap partai dan juru kampanye/da’i agar lebih inovatif, kreatif, danproaktif.

Massa pemilih mempunyai hak dan kebebasan memilih suatu partai sesuai dengan pilihan hatinurani. Sebagaimana dalam memeluk agama, manusia diberikan hak untuk beragama sesuaikeyakinannya, apalagi dalam hal berpartai. Allah SWT. berfirman dalam surat Al Baqaarah: 256, artinya: "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelasjalan yang benar daripada jalan yang sesat".

Saat kampanye, juga harus diperhatikan hak orang lain terutama hak jalan. Jika kampanyemenggunakan cara pengerahan masa dan sejenisnya, maka harus dilakukan secara tertib danterkendali. Hak pengguna jalan harus diberikan dan dilarang merusak atribut partai lain.

Rasulullah SAW.bersabda:
“Jauhi oleh kamu duduk di (pinggir) jalan. Mereka berkata: Wahai Rasululah, kami tidak bisamenghindari duduk (di pinggir jalan) (saat) kami (perlu) bercerita. Maka Rasulullah SAW.bersabada (lagi): Jika kamu sekalian enggan (dan tetap harus duduk di) majelis (tersebut),maka berikanlah hak jalan. Mereka berkata: Apakah hak jalan itu? Beliau bersabda: menjagapandangan, tidak mengganggu, menjawab salam, dan ama ma’ruf serta nahyi munkar.” (HR.Muslim)

Rasulullah SAW.bersabda:
Artinya: "Janganlah menimbulkan kerusakan pada diri sendiri dan orang lain" (HR, Malik, IbnuMajah, Ahmad, dan ad-Daruqutni).

Demikian pula dengan acara atau hiburan yang tidak mendidik bahkan cenderung tidak moral.Karenanya harus dihindari hiburan yang menampilkan unsur pornografi-pornoaksi dan hal-halyang dilarang oleh agama, aturan maupun adat.

Rasulullah saw. Bersabda:
“Dan seorang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa saja yang Allah larang”.(HR. Bukhari)

7. Tawadlu’ (Rendah Hati)
Rendah Hati, Tidak Menyombongkan Diri, dan Tidak Mudah Menuduh Orang Lain.


Akhlak Islam mengharuskan agar suatu partai tidak menganggap dirinya paling baik apalagipaling benar, misalkan anggapan partainyalah yang paling Islami, sedang orang lain dan partailain tidak ada yang benar. Juga tidak mudah menuduh kalangan lain melakukan suatu kesesatanatau perbuatan bid’ah. Cara ini bukan cara yang Islami. Menyampaikan keunggulan sendiriboleh saja, tetapi tidak harus mengklaim apalagi menyombongkan diri sebagai yang terbaik ataupaling Islami.

Mengakui keterbatasan diri sebagai manusia dan keterbatasan partai sebagai kumpulankomunitas manusia adalah bagian dari sifat rendah hati yang disukai siapapun. Selanjutnyamenggantungkan rencana dan program pada Allah SWT. Tujuan berpolitik dalam Islam tidaklain adalah mencari ridha-Nya. Allah SWT. berfirman di surat An Najm 32, artinya: "Makajanganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui orang yangbertakwa".

Rasulullah saw. Bersabda :
‘Barangsiapa yang rendah hati untuk Allah satu derajat, niscaya Allah mengangkatnya satuderajat sampai menjadikannya di kalangan orang-orang tertinggi, dan siapa saja yangmenyombongkan diri terhadap Allah satu derajat, maka Allah akan menurunkannya satuderajat sampai menjadikannya di kalangan orang-orang paling rendah.’ (HR. Ahmad).

8. Ishlah (Perbaikan)
Memberikan Nilai Kemaslahatan, Solusi, dan Perbaikan bagi Seluruh Bangsa.

Kampanye hendaknya dapat memberi kemaslahatan bagi bangsa baik material maupun spiritual,dan menghindari kampanye yang tidak berguna, sia-sia, apalagi menimbulkan dosa. Dalam halpembuatan spanduk, stiker, atau perangkat kampanye lain, juga harus memuat pesan yang baikbagi masyarakat.

Rasulullah SAW. bersabda, artinya:
"Di antara kebaikan Islam seseorang, (dia) meninggalkan apa-apa yang tidak berguna" (HR.Malik, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Kampanye yang mengarah langsung pada problem solving (pemecahan masalah) yang sedangdihadapi bangsa Indonesia, seperti menggagas penyelamatan bangsa, shilaturrahim, aksi-aksikepedulian sosial, advokasi, penyuluhan hukum, dan ceramah agama, lebih baik dari hanyasekedar slogan kosong.

Rasulullah SAW. Bersabda:
"Wahai manusia sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah hubungan silaturahim, danshalat malamlah ketika manusia tidur, niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat" (HRIbnu Majah, Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, dan Hakim dalam Mustadrak-nya mengatakan shahihmenurut syarat Bukhari dan Muslim)

Inilah beberapa adab kampanye yang perlu diperhatikan, mudah-mudahan dapat berguna bagiPartai Keadilan Sejahtera dan partai lainnya. Sehingga ketertiban dan keamanan saat kampanyedapat terwujud, korban jiwa dapat dihindari, dan upaya mempercepat tumbuhnya iklimdemokrasi yang beradab dan bermartabat di Indonesia menuju Baldatun Thayyibatun waRabbun Ghafur akan terjamin dan segera terealisasi.

Jakarta, 17 Dzulqa’dah 1429 /19 November 2008

DEWAN SYARI’AH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

KH. DR. SURAHMAN HIDAYAT, MA
KETUA

Minggu, 01 Februari 2009

Zulkieflimansyah: Pemilu 2009, PKS Tak Jualan Syari'at Islam

Jumat, 30 Januari 2009 18:20

warnaislam.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan menjual isu syari'at Islam pada Pemilu 2009. "Ini agar PKS bisa menempatkan orangnya di kekuasaan. Soal syariat Islam dan sebagainya, sudah tidak relevan lagi bagi PKS," ujar Wakil Ketua Fraksi PKS (FPKS) Zulkieflimansyah, di Jakarta, Jum'at (30/12/2009).


Untuk itu, katanya, pihaknya mengaku siap berkoalisi dengan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurutnya, konstituen PDIP yang unik menjadi daya tarik utama PKS mendekati partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

"Kaum nasionalis di PDIP memiliki potret yang agak berbeda dan unik dengan kalangan nasionalis yang ada di partai lain. Oleh karena itu, koalisi PKS-PDIP adalah salah satu agenda besar kami," lanjut Zul, sapaan akrab peraih doktor ekonomi dari univeritas bergengsi di Inggris.

Ia menambahkan, koalisi dengan PDI, bisa membuat tokoh Islam naik ke tampuk kekuasaan. "Kami sih inginnya, bagaimana agar bisa berkoalisi dengan PDIP, tapi kami yang menang," kata Zul."Terus terang, bagi PKS, lebih menarik kalau misalnya Pramono Anung berpasangan dengan Hidayat Nurwahid yang keduanya merupakan tokoh-tokoh muda. Kalkulasi politiknya pun lebih mudah."

Berkoalisi dengan PDIP, aku dia, akan mempercepat tercapainya dua agenda besar PKS. Pertama, PKS ingin mendudukkan tokoh Islam di pusat kekuasaan. "Tujuannya adalah untuk memberantas radikalisme Islam. Karena siapapun yang sudah merasakan susahnya memimpin, akan mengerti betapa salahnya akar radikalisme," kata Zul.

Agenda kedua adalah melakukan reformasi umat Islam. "PKS bukan semata-mata partai politik. PKS sekaligus sebuah gerakan moral yang tujuan pendiriannya adalah untuk mempercepat reformasi internal di kalangan umat Islam,"tandasnya.


penulis :
Saifuddin Amin

Rabu, 21 Januari 2009

Komentar Artis Hollywood atas Pembantaian Gaza

Senin, 19/01/2009 09:24 WIB
Buat teman2 yang suka nonton film dan menggemari atau mengidolakan aktor/artis hollywood, harus berfikir ulang. Karena kenapa, ternyata beberapa dari mereka mempunyai pandangan yang mendukung aksi brutal kebiadaban zionis israel.

Kalau ternyata mereka punya pandangan demikian, kita boikot aja film2nya. Setuju....
-000-

Agresi Israel terhadap Jalur Gaza telah menyulut semua orang di dunia. Tak terkecuali artis-artis Hollywood. Ada yang mengutuk namun juga ada yang mendukung. Namun kebanyakan dari mereka menyumpahi Israel. Tak sedikit dari mereka yang turun langsung memberikan bantuan dan melakukan aksi. Pekan ini musisi Michael Heart menciptakan lagu We Will Not Go Down, yang seluruh hasil penjualannya diserahkan kepada rakyat Palestina. Berikut ini komentar artis-arti Hollywood atas pembantaian yang terjadi di Gaza.

“Orang Arab adalah sumber terorisme di dunia yang ada sekarang ini. Mereka menyerang orang tanpa menyisakan satu orang pun. Saya harap Israel mengancurkan mereka.”

TOM CRUISE - (Mission Impossible, The Last Samurai)

“Keduanya, baik Palestina ataupun Israel, salah. Mereka harus menghentikan perang ini.”

WILL SMITH - (Ali, Men In Black)

“Bush, Sharon, Blair, dan Rice adalah nama-nama yang akan dikutuk sejarah sepanjang masa.”

GEORGE CLOONEY - (Ocean's Eleven, Batman & Robin)

“Bangsa Arab dan orang Islam bukan teroris. Dunia harus bersatu melawan Israel.”

ANGELINA JOLIE - (Lara Croft)


“Bangsa Arab hanya parasit untuk dunia ini, dan mereka harus ditumpas habis.”

RICHARD GERE - (Pretty Woman)

“Kita selama ini hanya berkata dari sudut pandang yang mempunyai kekuatan, bagaimana kalau kita ada di posisi yang lemah?”

SEAN CONNERY - (James Bond)

“Zionis adalah sumber kehancuran. Saya berharap saya bisa melawan mereka.”

MELL GIBSON - (Lethal Weapon, Brave Heart)

“Coba pelajari sejenak sejarah Yahudi, maka Anda akan tahu, siapa yang sebenarnya teroris.”

AL PACINO - (The Godfather)

“Kemanusiaan akan bisa ditegakan di dunia jika negara Israel sudah berdiri.”

DUSTIN HOFMAN - (Tootsie)

“Kita sekarang hidup di zaman di mana yang kuat memakan yang lemah. Kita tak lebih baik daripada bangsa Arab.”

RALPH FIENNES (Shakespeare In Love)


“Jika bangsa Arab kuat, mereka akan menghancurkan dunia. Maka sekarang, kita harus menghancurkan mereka.”

KEANU REEVES - (Speed, Matrix)

“Bangsa Arab lebih hina daripada binatang, dan kita Yahudi adalah bangsa terpilih. Tak ada lagi pertanyaan mengenai hal itu…”

HARRISON FORD - (Indiana Jones, Air Force One)

(sa/berbagaisumber)

Minggu, 18 Januari 2009

Song For Gaza


Song For Gaza
Written by abidarren al-ghozi
Monday, 19 January 2009 04:36

Banyak cara untuk men-support perjuangan rakyat Palestina di Gaza, salah satunya dengan lagu. Seorang penyanyi di Los Angeles Amerika Serikat – Michael Heart, membuat sebuah lagu khusus yang dia tujukan untuk rakyat Gaza yang sampai saat ini masih jadi sasaran pembantaian oleh Zionis Israel.

michael_heart1xSejak dia merilis lagu yang berjudul “We will not go down” (Song for Gaza) , lagu tersebut mendapat banyak respon, berupa komentar dukungan, sampai ia sendiri kewalahan menjawab dan membalas berbagai email yang masuk.

Walaupun lagu itu baru di rilis, namun telah ratusan ribu orang melihatnya di youtube dan mendownload MP3 nya.



Lirik lagu “We will not go down” sendiri sangat menyentuh.

Salah satu bait lirik dari “We will not go down”

Women and children alike

Murdered and massacred night after night

While the so-called leaders of countries afar

Debated on who’s wrong or right

Michael Heart menggambarkan kondisi rakyat Gaza akan gempuran Zionis Israel dalam lagunya itu membuat kita merasa tersindir dan sedih akan nasib rakyat Gaza.


Awalnya dia berencana dengan menjual CD lagu MP3 nya itu dan hasil penjualannya akan dia donasikan untuk kepentingan amal kemanusiaan untuk penduduk Gaza, tapi karena dia merasa sulit kalau harus sendiri mendonasikan hasil penjualan CD MP3 nya , akhirnya dia memutuskan semua orang bisa mendownload gratis lagu tersebut. Dan dia berharap, setelah mendengarkan lagu itu, orang-orang akan tergerak hatinya untuk membantu rakyat Palestina di Gaza dengan mendonasikan uangnya ke lembaga-lembaga kemanusiaan yang ada atau organisasi yang didedikasikan untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina.Sebagai musisi Michael Heart sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada dia atas lagu tersebut. Dan dia berharap setiap orang yang masih mempunyai hati nurani, mendukung perjuangan rakyat Palestina dan membantu mereka walau hanya dengan berupa doa.

berikut syair :

Song For Gaza

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down

Selasa, 13 Januari 2009

Berdoa' Di Atas Awan

Ya Allah dalam perjalanan hamba dari bandara Minangkabau menuju bandara Sukarno Hatta, hamba membaca koran terbitan ibu kota, ada berita tertulis, “Hingga hari ke tujuh invasi Israel ke Gaza, lebih 420 orang tewas dan 2.100 terluka”, kemudian lanjutan berita tersebut “Sembilan masjid telah hancur sejak serangan pertama, Sabtu, (27/12/2008)”.

Hamba sungguh sedih dan pilu, karena hamba tidak mampu mencegah kebiadaban dan keganasan Zionis Israel kepada rakyat Gaza yang merupakan umat nabi Muhammad saw. Padahal rakyat Gaza sudah susah karena blokade yang diterapkan Zionis Isael dan di dukung antek-anteknya.

Ya Allah, blokade yang telah berlangsung dua tahun menyebabkan rakyat Gaza sengsara, merana dan menjadi fakir miskin bahkan ada suatu keluarga dengan delapan orang anak yang makan rumput karena sudah tidak ada lagi yang akan mereka makan, 80% pabrik roti tutup, 80% wilayah Gaza dalam keadaan gelap gulita setiap hari, saat ini suhu udara beranjak mendekati nol derajat celcius sungguh sangat dingin sekali, 150 jenis obat sudah habis, 50% ambulan berhenti beroperasi karena tidak ada lagi bahan bakarnya.

Ya Allah, hamba tidak dapat membayangkan bagaimana sedihnya para orang tua, menderitanya anak-anak, karena kondisi yang sedang mereka hadapi begitu hebat dan berat.

Ya Allah, hamba teringat dengan suatu riwayat yang menjelaskan bahwa salah satu doa yang mustajab adalah doa orang yang sedang safar (perjalanan) (*).

Ya Allah Engkau tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk.

Ya Allah Engkau Maha Mengetahui bahwa hamba-Mu ini sedang safar dalam rangka mencari ridha-MU, mengharapkan kasih sayang-Mu, maka kabulkan permohonan dan doa hamba.

Ya Allah yang Maha Kuasa, Maha Perkasa, Yang Menguasai Manusia, Pemilik alam semesta.

Jatuhkanlah pesawat-pesawat tempur Zionis Israel, luluh lantakkan peralatan militer mereka, bungkamkanlah roket dan persenjataan mereka, cerai-beraikan pasukan mereka, lemahkanlah kekuatan mereka, berilah rasa gentar kepada mereka, kalahkan mereka, hancurkan mereka, hinakan mereka.

Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum.

Ya Dzal Jalali wal Ikram.

Beri kesabaran dan ketegaran kepada rakyat Gaza, bantulah para mujahidin di sana, satukan hati mereka dalam berjuang, beri kekuatan kepadanya, beri kemenangan kepadanya, muliakan mereka.

Ya Allah susahkan mereka yang telah menyusahkan umat nabi Muhammad saw.

Ya Allah hancurkan mereka yang telah menghancurkan umat nabi Muhammad saw.

Ya Allah hinakan mereka yang telah menghinakan umat nabi Muhammad saw.

Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum.

Ya Dzal Jalali wal Ikram.

Ya Allah turunkanlah pasukan khusus-Mu sebagaimana yang pernah Engkau turunkan ketika perang Badar, perang Khandak dan perang Khaibar.

Ya Allah kabulkanlah permohonan hamba, jangan Engkau tolak doa hamba karena dosa, maksiat dan pelanggaran yang pernah hamba lakukan.

Ya Allah hamba bertaubat kepada-Mu, hamba mohon ampun dan mohon maaf kepada-Mu.
Sampaikan salam dan shalawat hamba kepada Rasulullah saw, keluarganya dan sahabatnya yang mulia.

Amin.

*) “Ada tiga doa yang tidak diragukan lagi kemustajabannya: Doa orang yang di zalimi, doa musafir, dan doa buruk (kutukan) orang tua terhadap anaknya. “ (HR. Tirmidzi, Abu Daud, dan Al Bazar).

(Ditulis dan dibaca di angkasa, di atas awan dalam perjalanan di sore hari saat menuju bandara Sukarno Hatta dari bandara Minangkabau, Sabtu, 3 Januari 2009).

H. Ferry Nur S.Si

Email : ferryn2006@yahoo.co.id

Website : kispa.org

Salurkan Infaq Peduli Al Aqsha

Ke Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Slipi

No. Rek. 311.01856.22 an Nurdin QQ KISPA