Senin, 16 November 2009

Bahagia Karena Membahagiakan

Posted: 15 Nov 2009 11:47 PM PST
TQ. Muslim yang hebat bukanlah yang serba tahu tentang aib orang lain kemudian menyebarkannya dengan penuh suka cita

Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa mengenyahkan satu kedukaan dunia dari seorang Mukmin maka Allah mengenyahkan kedukaan darinya pada hari kiamat. Barangsiapa memberikan kemudahan bagi orang yang kesulitan maka Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim maka Allah akan menutupi (aib)-Nya di dunia dan akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hambanya selama ia menolong saudaranya." (H.R. Muslim)

Saat mensyarah (menjelaskan) hadis ini, Imam Nawawi menulis, "Ini merupakan hadis agung yang mencakup berbagai ilmu, kaidah, dan tatakrama." Dengan hadis ini kita mendapat penegasan bahwa Islam merupakan kasih sayang bagi sekalian alam (rahmatan lil-‘alamin), realistis, dan sangat peduli dan membela orang-orang lemah secara adil.

Orang-orang atheis menganggap agama sebagai candu (racun). Karena dalam dugaan mereka, agama –termasuk Islam—adalah ajaran yang meninabobokan. Orang-orang yang miskin disuruh bersabar karena nanti di hari akhirat akan mendapatkan kebahagiaan. Orang yang tertindas disuruh bersabar sebab nanti di hari akhirat orang yang melakukan penindasan akan dimasukkan ke neraka. Dalam pandangan orang-orang atheis, ajaran semacam ini adalah ajaran yang membuat orang menjadi fatalis, pasrah, dan bersikap "apa yang terjadi, terjadilah".

Jika mereka mengalamatkan tuduhan itu pada Islam, jelas salah. Karena sesungguhnya Islam bukanlah agama yang menolerir kezaliman di dunia, lebih-lebih atas nama kebahagiaan di hari akhirat. Islam juga bukan agama yang menjadikan kemelaratan sebagai parameter kemuliaan, baik di dunia tidak pula di akhirat kelak. Hadis ini justru memastikan bahwa di antara kelompok manusia yang akan mendapatkan kebahagian hakiki di akhirat kelak adalah orang yang rela berbagi, siap membantu, dan punya semangat mencari solusi. Dan bukannya orang-orang yang pasrah pada keadaan, putus asa, serta tidak memiliki keberdayaan. Bukan! Dan tentu saja hadis yang sedang kita kaji ini hanyalah secuil contoh dari keindahan Islam.

Ada banyak pelajaran penting yang dapat kita serap dari hadis di atas, antara lain:

Pertama, dalam kehidupan akan senantiasa ada orang yang mengalami nestapa, duka, dan kekurangan.
"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (Q.S. Az-Zukhruf 43: 32)

Keadaan seperti ini adalah peluang bagi orang-orang yang mendapatkan keleluasaan untuk beramal. Keadaan miskin dan kaya di mata Allah hanyalah ujian. Orang kaya dengan kekayaannya bisa masuk surga bisa pula masuk neraka. Orang miskin dengan kemiskinannya bisa masuk surga bisa pula masuk neraka.

Kedua, Islam mengakui dan menghargai kepemilikan pribadi.
Dalam hadis itu Rasulullah saw. tidak mengatakan bahwa harta orang kaya adalah otomatis milik bersama dengan orang miskin. Rasulullah saw. justru mengisyaratkan bahwa seseorang bisa berperan dengan apa yang ia miliki –termasuk hartanya. Dan kemudian karena perbuatannya itu ia mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan di hari akhirat.

Untuk menghormati hasil jerih payah dan kepemilikan seseorang, Islam melarang mencuri dan menghukum pencuri dengan hukuman berat. Islam juga menilai orang yang mati dalam rangka mempertahankan hak miliknya sebagai syahid. Dan adanya kewajiban zakat, anjuran infak, dan sedekah adalah nyata-nyata menegaskan bahwa Allah tidak melarang manusia mempunyai harta, yang dilarang adalah rakus, kikir, dan menjadikan dunia sebagai tujuan.

Ketiga, kewajiban untuk memberi solusi, kemudahan, dan membantu adalah kewajiban seluruh Muslim. Namun, bagi pemimpin hal itu lebih wajib lagi. Rasulullah saw. telah memberi contoh untuk itu. Dalam sebuah hadis disebutkan,

"Seorang lelaki datang menghadap Rasulullah saw. guna mengadukan perihal kemelaratan yang dideritanya, lalu ia pulang. Maka Rasulullah saw. mengatakan kepadanya, ‘Pergilah hingga kamu mendapatkan sesuatu (untuk dijual).’ Orang itu lalu pergi dan pulang lagi (menghadap Rasulullah saw.) dengan membawa sehelai kain dan sebuah cangkir. Orang itu lalu mengatakan, ‘Ya Rasulullah, sebagian kain ini biasa digunakan keluarga saya sebagai alas dan sebagiannya lagi sebagai penutup tubuh. Sedangkan cangkir ini biasa mereka gunakan sebagai tempat minum.’ Rasulullah saw. berkata, ‘Siapa yang mau membeli keduanya dengan harga satu dirham?’ Seorang laki-laki menjawab, ‘Saya wahai Rasulullah.’ Rasulullah saw. berkata lagi, ‘Siapa yang mau membeli keduanya dengan harga lebih dari satu dirham.’ Seorang laki-laki mengatakan, ‘Aku akan membelinya dengan harga dua dirham.’ Rasulullah saw. berujar, ‘Kalau begitu kedua barang itu untuk kamu.’ Lalu Rasulullah saw. memanggil orang (yang menjual barang) itu seraya mengatakan, ‘Belilah kapak dengan satu dirham dan makanan untuk keluargamu dengan satu dirham.’ Orang itu kemudian melaksanakan perintah itu lalu datang lagi kepada Rasulullah saw. Maka Rasulullah saw. memerintahkan kepadanya, ‘Pergilah ke lembah itu, dan janganlah kamu meninggalkan ranting atau duri atau kayu bakar. Dan janganlah kamu menemuiku selama lima belas hari.’ Maka orang itu pun pergi dan mendapatkan uang sepuluh dirham. Rasulullah saw. mengatakan, ‘Pergi dan belilah makanan untuk keluargamu dengan uang lima dirham.’ Orang itu mengatakan, ‘Ya Rasulullah, Allah telah memberikan barokah dalam apa yang kauperintahkan kepadaku.’" (H.R. Al Baihaqi)

Keempat, banyak cara yang dapat dilakukan untuk meringankan beban, mengenyahkan kesulitan, dan membantu orang lain. Jangan selalu dipahami bahwa membantu harus selalu dengah harta atau hal lain yang bersifat meterial. Kata-kata yang baik dan tepat bisa menjadi solusi yang lebih jitu ketimbang harta yang disedekahkan dengan cara menyakiti. Allah swt. berfirman, "Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Mahakaya lagi Maha Penyantun." (Q.S. Al Baqarah 2: 263)

Bahkan, ada orang yang merasa terbantu karena ada orang lain yang bersedia mendengarkannya saat dia curhat. Karenanya ada orang yang secara profesional menyiapkan diri sebagai tempat curhat.

Kelima, orang Muslim yang hebat bukanlah yang serba tahu tentang aib orang lain kemudian menyebarkannya dengan penuh suka cita. Orang yang hebat adalah orang yang mampu menjaga aib dan menutupi keburukan saudaranya. Pantang ia membicarakan keburukan saudaranya kecuali hanya untuk tujuan kemaslahatan. Betapa menyedihkannya orang yang berbahagia saat mendengar dan mengetahui keburukan dan kekurangan orang lain. Dan betapa busuknya orang yang senang melihat saudaranya jatuh martabatnya dan kehilangan keharuman namanya. Oleh karena itu, janganlah kita merasa bangga karena banyak orang yang melapor kepada kita tentang keburukan orang lain. Alih-alih bangga, kita harusnya merasa sedih. Karena jika setiap pembicaraan busuk disampaikan kepada kita, berarti kita dianggap tempat sampah. Tempat penampungan segala sesuatu yang busuk.

Keenam, kedahsyatan hari kiamat haruslah menjadi sesuatu yang kita takuti dan kemudian kita berusaha untuk melindungi diri dengan amal saleh. Allah swt. berfirman, "Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika)kamu melihat keguncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras." (Q.S. Al Hajj 1-2)

Jika kita mampu memberikan kebahagian pada saudara kita dan mengenyahkan kesulitan-kesulitannya di dunia, niscaya kita menjadi orang yang bahagia di hari akhirat. Orang yang paling bahagia adalah orang yang berhasil membahagiakan orang lain. Wallahu a’lam

Rabu, 14 Oktober 2009

Ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya

Ibu adalah madrasah terbesar dan paling berharga bagi Anak, madrasah penentu hidup mrk, membuat hitam atau putih, goresan diatas kanvas kehidupan ditentukan oleh Ibu.
kalau Ibunya baik, maka InsyaALLAH mereka akan jadi anak solih/ah.

Anak-anak yang dididik dengan baik akan jadi kebanggaan Orangtua ketika sdh dewasa, Yang akan mengangkat nama Ayah Ibu di bumi dan dilangit, Yang akan mendo`akan Ayah Ibu dan mejadi syafaat terbesar
Ketika amal semuanya terputus, msh ada anak yg akan doakan Ayah Ibu, selain shadaqah jariyah dan ilmu yg manfaat.

Bagaimana menjadi Madrasah terbesar bagi Anak-anak kita?

Seorang Ibu Harus banyak tilawah, baca Qur'an, amalkan, banyak ilmu dan luas wawasan, jg baik akhlaqnya.
Iklaslah dalam mendidik mereka, Ikhlaskan lelah kita. Jika kita Ikhlas maka apa yg kita kerjakan akan maksimal, akan menjadi ibadah, akan membawa berkah, akan membuat lapang, akan memudahkan, akan membawa kebahagiaan yg hakiki di dunia dan akhirat.


KEYWORD Agar dapat menjadi ibu yang baik:
- merasa diri selalau diawasi oleh Allah meskipun di malam gelap, di dalam kamar gelap, tanpa cahaya setitikpun dan sedang sendirian, bebas dari mata siapapun
- istiqomah
- ikhlas, segala sesuatu krn Allah, agar hidup menjadi lbh hidup...tdk pernah terpikir keuntungan apapun kecuali Ridha Allah saja
- meninggalkan hal-hal yg tdk manfaat (standar manfaatnya agama)
- menjauhi hal-hal syubuhat apalagi haram
- tdk akan melakukan hal-hal yg tdk diperintahkan agama, tidak ada sumbernya dalam agama, lingkuran kehidupan hanya dalam manhaj yg telah digariskan agama
- prinsip hidup ketika berinteraksi dgn org lain: berbuatlah kepada org lain sebagaimana ingin diperlakukan oleh org lain.


Mendidik anak jangan serahkan sepenuhnya kepada Guru, kpd org lain, Karena Anak adalah amanah dari ALLAH untuk kita, Subhanallah....."yang nitip ke kita bukan mahluk,...tapi ALLAH..mereka titipan ALLAH..."

Ajarkan kepada mereka membaca dan menghafal Qur'an, Ajarkan mereka sholat, yg laki2 sholat ke Masjid, Ajarkan mereka bagaimanamencintai ALLAH dan Rasulullah, menghormati ayah ibu, dan mengasihi saudaranya, ajarkan mereka adab-adab sunnah dalam kehidupan sehari-hari, ketika mereka sakit katakan minta kesembuhan pada ALLAH, obat dokter hanya perantara. Ajari mereka hanya berharap pada Allah, bukan mahluk, hingga kelak dia akan percaya diri dalam mengarungi kehidupan, karena dia yakin...Cukuplah bagiku ALLAH sebagai penolong.

Dan [ingatlah] ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan [Allah] sesungguhnya mempersekutukan [Allah] adalah benar-benar kezaliman yang besar". (13)
Dan Kami perintahkan kepada manusia [berbuat baik] kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun [1] Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (14)
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (15)
[Luqman berkata]: "Hai anakku, sesungguhnya jika ada [sesuatu perbuatan] seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya [membalasinya]. Sesungguhnya Allah Maha Halus [2] lagi Maha Mengetahui. (16)
Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah [manusia] mengerjakan yang baik dan cegahlah [mereka] dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan [oleh Allah]. (17)
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia [karena sombong] dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (18)
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan [3] dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. (19)
(Suratul Lukman : 13-19)


Untuk yang belum menikah...jangan hanya pilih istri dr penampilan luar saja, Pilihkan Ibu yang baik untuk anak2 kalian kelak.
Ada yang lebih indah dihadapan Allah, Rabb semesta alam, yaitu kecantikan hati yang nantinya akan berdampak pada mulianya akhlaq dan berbalaskan surga.
Karena, Wanita yg Cantik adalah yg paham Syari'at.

Seperti Hadist Rasulullah saw:
”Innallaha la yanzhuru ila ajsamikum wa la ila shuwarikum walakin yanzhuru ila qulubikum”
”Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati dan kalian” (HR. Muslim)

Dan untuk yg sudah punya istri, tapi istrinya belom sholehah...La tahzan, dan jangan sampe rumah marah2....itulah PR bagi bapak2 semua, didik Istrinya, didik jangan hanya dgn kata2, suruh sana suruh sini...tapi contohkan, dengan perilaku suami yang baik, Jika akhlak suami baik, kami akan segan untuk berlaku tidak baik, kami akan terpacu untuk lebih baik, karena kami takut Allah pisahkan kami karena tdk sekufu dengan ke sholehannya. Dan Seorg suami akan diminta tanggung jawab mengenai Istri dan anaknya,

Ukhti Fillah, saudara2ku semua...,Semoga Saya, kamu, dan Kita semua Bisa Selalu Lebih baik dr hari ini, Agar Surga Merindukan Kita, Insyaa ALLAH.


Allahua'lam bishawab

sumber : echi sofyan FB
Medan, 08 Juni 09

Kamis, 08 Oktober 2009

Mario Teguh Golden Moment - MENDENGARKAN ADALAH SIKAP HATI


Today at 1:12pm
Sahabat Indonesia yang super,
yang sedang menjadikan dirinya sebab bagi semua keberhasilan hidupnya.

Mudah-mudahan sapa saya di siang ini mendapati Anda dalam kesehatan dan kesungguhan kerja yang super, untuk menjadikan pekerjaan Anda hari ini sebagai pemungkin bagi keberhasilan-keberhasilan Anda berikutnya.

Terlampir adalah tulisan yang saya susunkan untuk pendengar dari program-program radio sindikasi nasional, yang saya selenggarakan 5 tahun yang lalu. Tanggal di file asli dari tulisan ini adalah 14 Agustus 2004.

Please kindly enjoy, absorb, and apply.

………..

Mario Teguh Golden Moment
MENDENGARKAN ADALAH SIKAP HATI

………..




Sahabat-sahabat saya yang hatinya baik,

Kehidupan ini adalah sebuah buku yang terbuka lebar,
dan membuka dirinya bagi mereka yang ingin menemukan jawaban bagi semua pertanyaannya.

Sebagian membaca, dan mengerti.
Sebagian membaca, dan mengerti sebagian.

Ada yang selalu bertanya, tetapi tidak membaca.
Ada yang tidak membaca, tetapi berlaku seperti telah mengerti.

Banyak orang yang hanya memandang, tetapi tidak melihat.
Dan lebih banyak lagi, orang yang terlibat,
tetapi tidak menjadi bagian penting dari apa pun.

Itu sebabnya,
selain melihat dan terlibat dalam kesibukan bisnis dan kehidupan ini;
kita juga perlu mendengarkan,
dan mencapai transformasi diri yang dimungkinkan oleh mendengarkan.

Bertentangan dengan kecenderungan umum,
untuk mendahulukan berbicara karena kekhawatiran bahwa diri ini tidak terdengar;
biasakanlah diri ini untuk menahan bicara,
dan kemudian mendengar.
Karena,
jika kita berbicara, kita hanya bisa mengatakan yang sudah kita ketahui.
Tetapi,
jika kita mendengarkan, kita mungkin akan mendengar yang belum kita ketahui.

Seorang pendengar yang baik,
bukan mendengarkan karena dia tidak memiliki sesuatu yang bisa dikatakan.
Dia mendengarkan, karena dia berencana untuk berbicara lebih baik setelah mendengar.

Itu sebabnya kita diminta mengerti bahwa berbicara adalah wilayah kepandaian, sedang mendengarkan adalah wilayah kebijakan.

Dan, jika cara-cara membaca yang baik belum ramah kepada diri ini;
maka gunakanlah cara termudah untuk belajar,
yaitu mendengarkan.

Jika bisnis dan kehidupan ini sebuah buku yang menjadi hidangan lezat bagi mata yang belajar, dia juga bisa menjadi pesta pora bagi telinga yang mendengar.

Bisnis dan kehidupan ini adalah sebuah buku audio,
yang berbisik, mendayu, gemerincing, dan menggelegak dengan nanyian suka-cita.
Sebuah perayaan yang merentang dari lembutnya nafas tidur bayi yang baru lahir semalam,
sampai ke gelora keberhasilan anak-anak kemanusiaan untuk mendatangkan kebaikan bagi saudara-saudaranya.

Pejamkanlah mata sebentar,
dengarkan dan perhatikan betapa banyaknya hal baik, penting, dan indah
yang telah lama tertindih dan tersingkirkan oleh keinginan-keinginan sesaat kita.
Yaitu hal-hal yang membutakan dan menulikan,
karena ketergesaan dan kelemahan yang tidak membangun kekuatan sejati untuk berjaya dalam bisnis dan kehidupan.

Diam-lah sejenak ...
Hening-lah, dengarkan, dan perhatikan.

Secara perlahan akan datang kesadaran-kesadaran baru.

Sebagian dari kesadaran itu berbisik mengenai penundaan-penundaan kita,
yaitu hal-hal penting yang harus kita lakukan.

Sebagian meniupkan semilir udara sejuk yang menenangkan,
karena lebih banyak hal yang menjadi wajar,
karena kesulitan adalah sama wajarnya dengan kemudahan.

Sebagian lagi membesarkan relung di hati ini bagi kemampuan mensyukuri dan memuja dengan lebih khusuk.

Itu sebabnya orang yang mendengar bisa melihat yang tidak kelihatan.

Itu juga sebabnya,
orang yang mudah berhasil dalam bisnis dan kehidupan adalah mereka yang bisa melihat sesuatu dengan jelas,
sebelum sesuatu itu menjadi jelas bagi banyak orang.

Mereka yang berhasil dengan jujur,
yang keberhasilannya dilestarikan dengan nama baik itu,
adalah mereka yang membiasakan dirinya melihat dengan pikirannya,
dan mendengar dengan hatinya.

Mendengarkan adalah sikap hati.

Memang awalnya,
kesediaan untuk mendengar bisa dimulai dengan keputusan pikiran untuk mengambil keuntungan dari mendengarkan,
tetapi akhirnya hanya hati yang baik yang secara alamiah mendahulukan mendengar.

Karena,
ledakan keras dan kebisingan berkelanjutan memang bisa membuat orang tuli.
Tetapi,
kerusakan pendengaran terparah adalah yang disebabkan oleh lidah yang sibuk dalam pementingan diri sendiri.

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,

Mudah-mudahan tulisan sederhana di atas dapat menemani Anda dalam penghebatan kehidupan diri dan keluarga Anda tercinta.

Kamis, 24 September 2009

So Many Affiliate Programs! Which One Do I Choose?

Ask questions first before you join an affiliate program. Do a little research about the choices of program that you intend to join into. Get some answers because they will be the deciding point of what you will be achieving later on.

Will it cost you anything to join? Most affiliate programs being offered today are absolutely free of charge. So why settle for those that charge you some dollars before joining.

When do they issue the commission checks? Every program is different. Some issue their checks once a month, every quarter, etc. Select the one that is suited to your payment time choice. Many affiliate programs are setting a minimum earned commission amount that an affiliate must meet or exceed in order for their checks to be issued.

What is the hit per sale ratio? This is the average number of hits to a banner or text link it takes to generate a sale based on all affiliate statistics. This factor is extremely important because this will tell you how much traffic you must generate before you can earn a commission from the sale.

How are referrals from an affiliate’s site tracked and for how long do they remain in the system? You need to be confident on the program enough to track those people you refer from your site. This is the only way that you can credit for a sale. The period of time that those people stay in the system is also important. This is because some visitors do not buy initially but may want to return later to make the purchase. Know if you will still get credit for the sale if it is done some months from a certain day.

What are the kinds of affiliate stats available? Your choice of affiliate program should be capable of offering detailed stats. They should be available online anytime you decide to check them out. Constantly checking your individual stats is important to know how many impressions, hits and sales are already generated from your site. Impressions are the number of times the banner or text link was viewed by a visitor of your site. A hit is the one clicking on the banner or text links.

Does the affiliate program also pay for the hits and impressions besides the commissions on sales? It is important that impressions and hits are also paid, as this will add to the earnings you get from the sales commission. This is especially important if the program you are in offers low sales to be able to hit ratio.

Who is the online retailer? Find out whom you are doing business with to know if it is really a solid company. Know the products they are selling and the average amount they are achieving. The more you know about the retailer offering you the affiliate program, the easier it will be for you to know if that program is really for you and your site.

Is the affiliate a one tier or two tier program? A single tier program pays you only for the business you yourself have generated. A two tier program pays you for the business, plus it also pays you a commission on the on the sales generated by any affiliate you sponsor in your program. Some two-tier programs are even paying small fees on each new affiliate you sponsor. More like a recruitment fee.

Lastly, what is the amount of commission paid? 5% - 20% is the commission paid by most programs. .01% - .05% is the amount paid for each hit. If you find a program that also pays for impressions, the amount paid is not much at all. As you can see from the figures, you will now understand why the average sales amount and hit to sale ratio is important.

These are just some of the questions that needed answering first before you enter into an affiliate program. You should be familiar with the many important aspects that your chosen program should have before incorporating them into your website. Try to ask your affiliate program choices these questions. These can help you select the right program for you site from among the many available.

Rabu, 23 September 2009

Making Money Selling Other People’s Products

Making Money Selling Other People’s Products


A lot of people are now getting into online businesses and online marketing either to supplement their “real world” income or for it to become their primary source of income. Why? Because online marketing just provides them a lot of benefits!

First, you can reach just about anybody in the world who has Internet access if you market your products online. That means a wider market for you, which can translate to larger profits. Second, setting up an online business requires only a fraction of the cost required to set up an actual business establishment, which means a lot of savings for the business owner.

Another aspect that has attracted a lot of people towards online marketing is the fact that one doesn’t have to have his own products to get started. In online marketing, one can start making a lot of money just by selling, or even by just trying to sell, other people’s products. And getting started with this kind of marketing strategy is actually quite easy. All that one needs to do is to set up an agreement with an online retailer or merchant, and after everything is settled, one can immediately start making money by selling the merchant’s or the retailer’s products.

Incidentally, the most popular and the fastest growing method of selling other people’s products online is affiliate marketing. Affiliate marketing, in its simplest definition, is a relationship between an online merchant or retailer, who has products to sell, and his affiliates, who are willing to promote the merchant’s product on their website.

In a typical affiliate marketing set up, the merchant provides his affiliates with banners and text ads that links to his site. The affiliates will then get these ads posted on their website and they get paid whenever traffic or sales is directed to the merchant’s website. Affiliates are often paid on commission basis, although other online merchants would opt to pay a fixed fee for the affiliate’s compensation.

Starting to make money online with affiliate marketing is relatively quick and easy. All that one has to do is to sign up as an affiliate for an online company that offers affiliate programs. An alternative method, and usually an easier one, is to sign up as a member of an affiliate network—a network that hosts a variety of affiliate programs for different online merchants or retailers. Signing up is usually free, although other companies and networks may require you to pay a particular fee. Such fees, however, are made as payment for additional services that the company may render, like providing you with tools and assistance to jumpstart your online business.

When you sign up with an affiliate marketing program, you are usually required to fill out a form containing information about yourself. Some affiliate programs may also require you to present the URL of your website and describe its contents. This will allow the retailers to verify that you actually have a website with contents that are relevant to their products. Some affiliate programs, however, won’t require you to have a website. After filling out the form and all, you are then allowed to choose the affiliate programs you want to promote.

After signing up with an affiliate program and being an actual affiliate, you are now ready to start making a lot of money by selling other people’s product online. How do you make money? There are actually a number of ways for you to earn money as an affiliate, and most of these ways depends on the type of affiliate marketing program you’ve gotten into.

Many affiliate marketing programs compensate their affiliates in either of three ways: pay-per-click (PPC), pay-per-sale (PPS), or pay-per-lead (PPL). In pay-per-click affiliate marketing, the affiliate is paid whenever he directs traffic to the merchant’s site. PPS and PPL affiliate marketing programs work rather differently. In PPS, the affiliate only gets paid when his referral converts into an actual sale. In typical PPS affiliate programs, the affiliate would usually get 15% to 20% commission for each conversion. PPL affiliate programs work the same way, although affiliates are paid a fixed fee whenever his referral converts into a lead for the company.

Some affiliate marketing programs are two-tier programs, wherein the affiliate is also allowed to recommend other affiliates to the merchant. In such affiliate programs, the affiliate would not only be paid for the traffic or sales that he would direct to the merchant’s site but also for the traffic or sales directed by the affiliates who signed up with the program through his recommendation.

Yet another way of earning more profits with affiliate marketing is through residual affiliate programs. Residual affiliate programs are affiliate programs where the affiliate gets paid a number of times for as long as the merchant keeps the customer the affiliate has referred to his site. One form of residual program gets the affiliate paid a commission every time the referred customer purchases something on the merchant’s site. Another form of residual affiliate program gets the affiliate paid a percentage every month for as long as the company keeps the referred customer.

With a lot of options available and a lot of ways to earn money, affiliate marketing is undoubtedly the most popular and the easiest way to make money by selling other people’s products online. As to how much money one can get from affiliate marketing actually depends on the affiliate. A dedicated and hardworking affiliate would certainly get more from the program compared to those affiliates who would simply sign up and forget about the program later.

Rabu, 16 September 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H



Kami sekeluarga mengucapkan :Taqoballahu minna wa minkum, minal aidin wal faidhin. Mohon Maaf Lahir Batin atas segala salah dan khilaf, Semoga Allah menerima segala amal ibadah yang kita lakukan, menyempurnakan segala kekurangannya, dan mudah-mudahan kita semuanya termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang bertaqwa. Amiin

Mari Kita Berdoa :
Allahumma ya Allah, ya Tuhan kami. Kami panjatkan segala puji dan syukur atas segala rahmat dan karunia yang telah Engkau limpahkan kepada kami, nikmat sehat wal ‘afiat, nikmat ilmu pengetahuan dan nikmat iman serta Islam. Ya Allah, ya Tuhan kami. Jadikanlah kami semua hamba-hamba-Mu yang pandai mensyukuri nikmat-Mu, dan janganlah Engkau jadikan kami hamba-hamba yang ingkar dan kufur terhadap segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami.

Allahumma ya Allah, ya Tuhan kami. Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, kesalahan dan dosa kedua orang tua kami, kesalahan dan dosa saudara-saudara kami, kaum muslimin dan muslimat yang telah melalaikan segala perintah-Mu dan melaksanakan larangan-Mu. Andaikan Engkau tidak mengampuni dan memaafkan kami, kami takut pada adzab-Mu di akhirat nanti dan pertentangan bathin dalam kehidupan dunia ini. Ya Allah. Janganlah Engkau limpahkan adzab-Mu kepada kami, karena dosa dan kesalahan kami. Kami yakin ya Allah, rahmat dan ampunan-Mu jauh lebih luas daripada adzab-Mu.

Allahumma ya Allah, ya Tuhan kami. Terimalah segala amal ibadah kami, terimalah ibadah puasa Ramadhan kami, terimalah shalat kami dan amal ibadah kami yang lain. Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang selalu bertaqwa, yang ridha dan ikhlas untuk melaksanakan segala aturan-Mu, yang ridha dan ikhlas, menjadi Islam sebagai kurikulum kehidupan, yang ridha dan ikhlas, Al-Qur'an sebagai imam dan petunjuk kami, yang ridha dan ikhlas, Nabi Muhammad Saw. sebagai panutan kami.

Allahumma ya Allah, ya Tuhan kami. Berbagai macam ujian dan musibah kini sedang menimpa masyarakat dan bangsa kami. Kami yakin musibah itu bukan karena Engkau membenci kami, akan tetapi sebagai peringatan agar kami semua lebih dekat dan lebih cinta kepada-Mu. Agar kami semuanya lebih memiliki sikap سمعنا وأطعنا akan segala ketentuan-Mu. Agar kami semua kembali pada agama-Mu, yaitu agama Islam yang Engkau ridhai.

Allahumma ya Allah, Kabulkanlah permohonan kami. Hasbunallah wani'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal wakil. Amiin ya Rabbal Alamin.

Mohon maaf lahir batin
abidarren alghozi

Jilbab Refanes 3







d'smartchoice colecction: "smart choice for smart kids"
present

kerudung/baju ceria refanes :

Order : ummi darren 021-71439712 / abi darren 021-96599826 atau kunjungi kami di gerai d'smartchoice collection Jl. Raden Fatah gg. Sawo RT 004/03 No. 51 Parung Serab Ciledug Tangerang.
lengkap :
http://abidarren.blogspot.com/
http://www.dsmartchoice4kids.blogspot.com/
http://dsmartcollection.multiply.com